Articles by "Starup Indonesia"
Showing posts with label Starup Indonesia. Show all posts
Yogyakarta - Bisnis online yang menjual beragam produk kerajinan dan kuliner menyumbang omzet Kantor Pos Besar Yogyakarta. Pengiriman barang dari transaksi online memberi kontribusi 60 persen dari total pengiriman paket barang.

Kepala Kantor Pos Besar Yogyakarta, Dodik Budiantono, menangkap peluang besar dari perdagangan elektronik. Dodik merujuk sejumlah informasi ihwal bisnis online Yogyakarta yang berada pada posisi ke dua setelah Bandung secara nasional. “Trennya sekarang ke online dan orang perlu cepat mengirim barang,” kata Dodik di Kantor Pos Besar Yogyakarta, Kamis, 28 April 2016.

Kantor Pos Besar Yogyakarta kini punya outlet layanan hingga pukul 24.00, yang diresmikan pada Februari lalu. Outlet ini melayani semua jenis transaksi, diantaranya jasa keuangan (pembayaran pajak, listrik, asuransi). Ada pula pengiriman surat dan paket. Setelah berjalan hampir tiga bulan outlet 24 jam dibuka, Dodik menghitung ada kenaikan omzet hingga 12 persen. Omzet kantor pos per malam Rp 75 juta.

Menurut dia, dari bisnis online, kantor pos banyak melayani pengiriman produk kuliner. Di antaranya gudeg kering, gudeg besek dan bakpia. Petugas kantor pos sedang gencar sosialisasi pengiriman paket kuliner melalui brosur. Mereka juga membuat stiker khusus untuk pengiriman produk kuliner.

Layanan pengiriman produk kuliner ini menggunakan pos express. Waktu tempuhya selama satu hari. Sedangkan untuk pos kilat khusus waktu tempuhnya empat hari. “Perlu promosi lebih untuk kuliner Yogyakarta,” kata dia. Kantor pos sedang mengembangkan sistem pengepakan yang baik untuk membuat kuliner tahan lama dan tidak rusak.

Untuk jasa pos express, kantor pos melayani pengiriman ke 109 kota. Biayanya untuk barang dengan berat 0-50 gram Rp 13.500 dan berat 1 kilogram Rp 23 ribu. Selain produk kuliner, kantor pos juga melayani pengiriman kerajinan maupun souvenir usaha mikro, kecil, dan menengah. Dodik menyatakan pengiriman paket barang mendominasi layanan kantor pos. Dia menghitung 90 persen untuk pengiriman paket dan 10 persen surat menyurat dari pribadi maupun instansi.

Karyawan sentra gudeg Wijilan, Kota Yogyakarta, Wulan mengatakan selama ini gudeg Yu Djum mengirim gudeg ke sejumlah kota, seperti Jakarta dan Surabaya. Hanya saja, mereka tidak menggunakan kantor pos untuk mengirimnya, melainkan melalui jasa travel. “Satu pekan rata-rata kami mengirim tiga hingga empat paket gudeg dalam satu hari,” kata dia.

Ketua Komunitas UMKM Derah Istimewa Yogyakarta, Prasetyo Atmosutidjo, mengatakan banyak pelaku UMKM yang belum mengenal pasar perdagangan elektronik. Prasetyo menilai pemerintah kurang sosialisasi.“Banyak perajin UMKM yang belum tahu,” kata dia.

APA ITU STARUP DAN PENGERTIANNYA TENTANG BISNIS STARUP SILAKAN SIMAK ARTIKEL DI STARUP INDONESIA
Jakarta - Membangun bisnis startup di Indonesia tengah menjadi pembicaraan banyak pengembang dan kreator muda. Membangun bisnis dengan kategori startup atau usaha rintisan berbasis teknologi ini perlu dilakukan secara hati–hati namun juga dengan semangat yang tetap tinggi.

Vice President CyberAgent Ventures, Inc Steven Vanada memberikan masukan bagi para perintis startup untuk diperhatikan agar tidak membuat kesalahan dalam usahanya.

Steven mengatakan dalam bisnis startup para pendiri atau founder perlu memperhatikan dengan seksama 5 hingga 10 orang pertama yang bergabung dalam perusahaan.

Menurutnya orang-orang pertama yang bergabung dalam perusahaan startup merupakan manusia-manusia penentu budaya kerja perusahaan tersebut kedepannya.

”Mereka yang bakal bikin culture perusahaan,” kata Steven di acara Google for Mobile, Kamis 31 Maret 2016. Keberadaan para pendiri ini akan membentuk pola bagaimana perusahaan berusaha mencapai tujuan utamanya.

Kedua, jangan lakukan pengeluaran berlebihan. Steven menyampaikan banyak bisnis startup mengalami kendala pada bagian pendanaan. Kendala ini muncul bukan hanya karena kekurangan dana modal, namun terkadang terjadi karena memiliki pos pengeluaran yang terlalu besar.

Terkadang banyak biaya yang tidak terlalu perlu dikeluarkan secara berlebihan oleh perusahaan startup saat dalam proses merintis. Pengeluaran berlebihan bisa mengakibatkan perusahaan dalam kesulitan keuangan dikemudian hari.

 " APA ITU STARUP DAN PENGERTIANNYA TENTANG BISNIS STARUP SILAKAN SIMAK ARTIKEL DI STARUP INDONESIA

Ketiga, selalu perhatikan masukan konsumen. Associate dari East Venture lembaga pendanaan startup, Melisa Irene menambahkan sering kali sebuah bisnis startup terlalu egois dengan pandangan pribadi mereka.

Para perintis startup tersebut memilih untuk tidak mendengar masukan konsumen dengan alasan pemikiran mereka jauh lebih baik dibandingkan dengan masukan dari konsumen.

”Ini pemikiran yang salah, di Indonesia konsumen suka dilayani dan didengar,” kata Melisa. Sehingga mendegarkan atau setidaknya mempertimbangkan masukkan konsumen merupakan langkah wajib yang harus dilakukan bisnis startup untuk membuat usahanya terus berkembang.
Jakarta - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk melalui Digital Service Division hingga kini telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp 80 miliar untuk pembinaan perusahaan rintisan atau startup melalui program inkubasi startup (Indigo Incubator). Menurut Ery Punta Hendraswara, AVP Business Innovation PT Telkom, banyak perusahaan startup yang tertarik untuk mengikuti program Inkubasi Indigo. Hal itu terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai ratusan tiap tahunnya.

Ery mengatakan Telkom selektif dalam mencari perusahaan startup yang akan dibiayai. Setiap tahun ada 800 hingga 1000 perusahaan startup yang mendaftar, namun yang terpilih hanya puluhan. "Kami kesulitan untuk mencari startup yang benar-benar berkualitas," ucapnya kepada Tempo, Ahad 20 Maret 2016.

Ery menyebutkan industri kreatif digital memiliki prospek yang sangat baik. Namun sayangnya di Indonesia jumlah dan kualitas perusahaan rintisan, diferensiasi produk, performansi, SDM, dukungan kepada perusahaan rintisan serta pendanaan masih di bawah standar.


Pada tahun lalu ada  50 perusahaan startup yang akan mendapatkan pembiayaan melalui program Inkubasi Indigo. Telkom mendukung program Presiden Joko Widodo yang menargetkan pembentukan 200 startup.

Program Indigo Incubator merupakan program pengembangan bisnis untuk perusahaan rintisan atau startup di bidang industri kreatif digital. Program ini merupakan perpaduan dari program yang telah ada sebelumnya yakni Indigo Fellowship (kompetisi dan penghargaan bagi karya teknologi digital terbaik), Indigo Venture (pendanaan bagi perusahaan rintisan dengan karya teknologi digital terbaik), dan Program Inkubator Bisnis Bandung Digital Valley.

Output yang diharapkan dari program ini, terbentuknya sejumlah startup dengan karya kreatif digital yang telah teruji baik dari sisi pasar, produk, maupun bisnisnya, sehingga siap untuk dikembangkan lebih lanjut menjadi entitas bisnis dengan skala nasional atau bahkan global.

Menurut Ery, setiap perusahaan startup yang terpilih untuk mengikuti program Inkubasi Indigo akan mendapatkan berbagai macam dukungan dalam bentuk fasilitas, layanan dan pendanaan yang disediakan oleh Telkom.


Peserta program Inkubasi Indigo  tidak dibatasi hanya untuk startup yang telah memiliki produk saja namun juga terbuka bagi mereka  yang baru memiliki ide produk. Calon peserta dapat mengikuti seleksi berdasarkan kategori yang sesuai, yakni kategori Innovative Idea untuk ide produk atau produk yang belum diuji ke pasar namun dinilai memiliki peluang bisnis yang sangat baik.

Kategori Innovative Product untuk produk yang telah terbukti disukai oleh pengguna namun belum teruji dari segi pendapatan. Terakir kategori Innovative Business untuk produk yang telah terbukti disukai pasar dan teruji dapat mendatangkan pendapatan dan keuntungan yang layak.

Besarnya pembiayaan sesuai dengan tahapan entitas perusahaan startup. Untuk startup pemula atau Innovatie Idea  pembiayaannya sebesar Rp 25 juta. Untuk yang sudah masuk kategori Innovative Product, pembiayaannya sebesar  Rp 120 juta. Untuk yang sudah masuk kategori.

''Untuk start up yang sudah sampai pada pengembangan bisnis akan dapat pembiayaan senilai. Rp 250 juta dan venture capital hingga Rp 2 miliar," kata Ery.

APA ITU STARUP DAN PENGERTIANNYA TENTANG BISNIS STARUP SILAKAN SIMAK ARTIKEL DI STARUP INDONESIA

Telkom juga menyiapkan tempat kerja yang bersifat co-working space dan telah dilengkapi oleh infrastruktur digital, server, dan perangkat lain yang digunakan untuk pengembangan dan pengujian aplikasi, akses kepada platform teknis yang telah dimiliki oleh Telkom Group. "Perusahaan startup juga akan mendapatkan mentorship atau pendampingan bisnis oleh profesional yang telah teruji di bidangnya," Ery berujar.

Ada 10 ekosistem utama yang dikembangkan dalam program Inkubasi Indigo. Antara lain di bidang pendidikan, kesehatan, pariwisata, pemerintahan, logistik, finansial, perbankan, mobile lifestyle, edutainment, dan smartphone.

Untuk pengembangan perusahaan startup, Telkom menyiapkan dua arena yakni Telkom Digital Valey yang berlokasi di Jakarta, Bandung dan Yogyakarta. Satunya lagi Telkom Digital Innovation Lounge di 13 kota. "Kami juga menyiapkan startup untuk mengikuti pelatihan di kantor perwakilan di Silicon Valley," ujar Eri.
 Tokyo - Aplikasi berita pintar asal Indonesia, Kurio, menerima pendanaan sebesar US$ 5 juta (Rp 66 miliar) dari perusahaan investasi asal Jepang, Gunosy. Kurio merupakan salah satu start-up Indonesia lulusan program Google Launchpad Accelerator.

APA ITU STARUP DAN PENGERTIANNYA TENTANG BISNIS STARUP SILAKAN SIMAK ARTIKEL DI STARUP INDONESIA

Kurio adalah aplikasi berita pintar untuk menghubungkan pengguna dengan konten dan berita yang penuh arti sesuai dengan latar belakang atau kepentingan profesional mereka.

Gunosy masuk bursa di Tokyo tahun lalu. Tahun ini perusahaan itu telah memulai serangkaian investasi, termasuk mengakuisisi situs strategi game, Game8. Sekarang perusahaan tersebut beralih ke Asia Tenggara dengan menanamkan dana untuk Kurio, yang menghargai start-up Indonesia itu sekitar US$ 12 juta (Rp 159 miliar).

Bertentangan dengan asumsi bahwa investasi Gunosy adalah awal untuk akuisisi, David Wayne Ika, co-founder dan CEO Kurio, mengatakan kepada TechCrunch bahwa perusahaannya sedang merencanakan penawaran publik, seperti Gunosy.

Kurio sudah memiliki hubungan dengan Jepang setelah menerima investasi dari CyberAgent Ventures dan Ika mengatakan perjalanan ke Jepang menghasilkan sembilan calon investor dari negara itu.

Pada akhirnya, Kurio memilih Gunosy. "Mengingat keadaan investasi di pasar Indonesia sekarang, kami perlu uang pintar," kata Ika dalam sebuah wawancara, sebagaimana dikutip Techcrunch, Rabu, 16 Maret 2016.

Gunosy telah mempertahankan profit dalam menghadapi persaingan dari perusahaan Jepang, Smartnews dan Flipboard. Hal itu, kata Ika, membuktikan bahwa perusahaan tersebut adalah penasihat yang tepat untuk membantu Kurio memenuhi ambisinya melakukan perluasan ke Asia Tenggara dan mulai menghasilkan uang dari layanannya.

Saat ini Kurio memiliki lebih dari 200 mitra media di Indonesia, di mana ia mengklaim 600 ribu unduhan, 90 persen di antaranya berada di Android.

Perusahaan ini telah menghubungi mitra potensial di Singapura dan Malaysia dan memiliki ambisi melayani semua bagian Asia Tenggara.
Surabaya – Lazada membeberkan beberapa fakta menarik mengenai perilaku konsumennya di kota Surabaya. Situs e-commerce yang merayakan ulang tahun keempatnya ini menilai konsumen Kota Pahlawan sangat unik.

 APA ITU STARUP DAN PENGERTIANNYA TENTANG BISNIS STARUP SILAKAN SIMAK ARTIKEL DI STARUP INDONESIA

“Pembeli Surabaya menjadi satu-satunya di Indonesia yang mayoritas berbelanja online di Lazada menggunakan kartu kredit,” kata Co-Chief Marketing Officer (CMO) Lazada Group, Florian Holm di Hotel Pullman, Surabaya, Selasa, 1 Maret 2016.

Florian merinci sebanyak 41 persen memilih membayar dengan kartu kredit. Sebanyak 31 persen memilih transfer dan sisanya 28 persen memilih mekanisme tunai atau cash-on-delivery (COD). “Cash on delivery biasanya dilakukan oleh pembeli yang baru pertama kali belanja secara online,” ujarnya.

Konsumen terbanyak, dia melanjutkan, adalah pembeli yang tinggal di wilayah Kecamatan Sukolilo dan Gubeng. Mayoritas barang yang dibeli adalah perangkat telekomunikasi atau gadget. “Nomor satu orang Surabaya banyak beli jam pintar (smartwatch), lalu yang kedua adalah ponsel cerdas (smartphone),” tutur dia. Berikutnya ialah barang-barang fesyen dan kecantikan. Selain itu, penjualan kotak makanan (lunch box) di posisi ketiga pengiriman terbanyak dari Surabaya.

Yang membuat Florian heran sekaligus tergelitik, dari kelompok makanan dan kesehatan, pengiriman Ovomaltine adalah yang terbanyak. Ovomaltine Crunchy Cream ialah sebuah merek produk susu yang dibuat dari negara Belgia. “Sepertinya orang Surabaya menggemari makanan yang manis-manis,” ujarnya lalu tergelak.

Pasar konsumen Surabaya dan provinsi Jawa Timur, diakuinya tumbuh sangat pesat dibanding rata-rata angka pertumbuhan di DKI Jakarta. Sebanyak 3.000 Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah (UMKM) berada di Surabaya, dan sepertiganya telah bergabung dengan Lazada. “Pertumbuhan segmen pasar di kota ini 300 persen dalam 5 tahun terakhir,” ujar Florian.

Untuk menjamin kualitas layanan yang optimal bagi seluruh konsumen di Tanah Air, Lazada memiliki 22 pusat distribusi dan jaringan operasi yang mencakup sekitar 80 persen wilayah Indonesia.

Lazada juga telah memiliki pusat distribusi seluas 6.200 meter persegi di Surabaya, yang berfungsi sebagai gudang dan hub distribusi ke Indonesia bagian timur. Gudang yang diresmikan Juli 2015 tersebut diharapkan dapat mendukung para pelaku UMKM untuk menjual produk mereka melalui platform marketplace yang dimiliki oleh Lazada.

Sejak peluncuran situsnya pada Maret 2012, Lazada kini telah bermitra dengan sekitar 11.000 penjual aktif yang tersebar di 15 kategori produk. Para penjual itu memberikan kontribusi penjualan sekitar 79 persen selama 2015


Jakarta - Startup wakil dari Indonesia, Ahlijasa.com, berhasil menjadi pemenang Startuppedia ASEAN Challenge 2016, kompetisi startup terbesar di Asia Tenggara besutan Fenox Venture Capital, firma venture capital dari Silicon Valley, Amerika Serikat.

Ahlijasa.com berhasil memenangkan hadiah investasi sebesar US$50.000 (Rp 687 juta) dan juga kesempatan menjadi bagian dari program mentoring kelas dunia, GnB Accelerator, di Silicon Valley dan Jepang yang yang dimiliki oleh Fenox VC dan Infocom Corporation.


Mereka berhasil mengalahkan Porter.id (Indonesia), Cropital.com (Filipina), Klikdaily.com (Indonesia) dan Doktermana.com (Indonesia) pada grand final yang berlangsung di Jakarta Selasa, 23 Februari 2016 .

 APA ITU STARUP DAN PENGERTIANNYA TENTANG BISNIS STARUP SILAKAN SIMAK ARTIKEL DI STARUP INDONESIA

Fenox VC Menerima 353 aplikasi peserta pada ajang STARTUPPEDIA ASEAN Challenge 2016 tersebut, menyeleksi 30 besar, menetapkan 5 finalis, dan Ahlijasa.com menjadi pemenangnya.

Ahlijasa.com merupakan merupakan Startup asal Indonesia yangberfokus dalam layanan pekerjaan rumah tangga. Ahlijasa.com mencoba menggunakan teknologi dan smart operational process untuk mengatur industri jasa rumah tangga di Indonesia yang saat ini sangat tidak terorganisir.


Berbagai layanan yang ditawarkan oleh Ahlijasa.com mencakup pengerjaan laundry, home cleaning, hingga service air conditioner. Startup yang digagas oleh Jay Jayawijayaningtiyas (CEO) dan Made Dimas Astra Wijaya (CTO) ini mengklaim dirinya sebagai one-stop destination untuk mempermudah kehidupan masyarakat perkotaan.


CEO & General Partner at Fenox VC, Anis Uzzaman menjelaskan bahwa para juri menilai Startups yang mengikuti Startuppedia ASEAN Challenge 2016 berdasarkan keunikan produk, market size produk, strategi pemasaran, business model, monetization plan, kemampuan dan keahlian para anggota team.

“Ahlijasa.com kami pilih karena model bisnis yang lebih baik dibandingkan para pesaing, selain itu solusi yang mereka tawarkan menjawab permasalahan yang ada di masyarakat," ujar Anis, dalam rilisnya Rabu, 24 Februari 2016.

"Kemenangan ini memberi Ahlijasa.com kesempatan untuk menjadi bagian dari Fenox VC, bersama dengan portfolio kami yang lain seperti Bukalapak, TechInAsia, 99.co, Alodokter, Bridestory dan HijUp," tambahnya.


Anis juga menekankan komitmen Fenox VC untuk semakin memfasilitasi potensi para pengusaha muda di ASEAN. “Pendekatan global dan multinasional ini belum pernah ada sebelumnya, dan hal ini akan menambah nilai yang luar biasa bagi para wirausahawan. Kami yakin Indonesia – merupakan tempat yang tepat dan merupakan saat yang tepat pula bagi kami untuk mendukung usaha startup di Asia Tenggara dan membantu memajukan perkembangan spesial dari daerah ini," ujarnya.

"Lebih dari itu, kami mencari potensi startup dengan layanan yang inovatif serta membawa nilai unik kepada pelanggan untuk memecahkan berbagai permasalahan sehari-hari," tambahnya



Fenox Venture Capital, firma venture capital dari Silicon Valley memperkenalkan kompetisi startup terbesar se-ASEAN mereka bernama Startuppedia ASEAN Challenge 2016.
Kompetisi ini diselenggarakan untuk mengasah kreativitas, sekaligus mengembangkan ide fenomenal dari generasi muda untuk menyelesaikan permasalahan di masyarakat.


Apabila Anda tertarik untuk menjadi bagian dalam ekosistem startup di Indonesia dan ASEAN, memiliki segudang impian dan inovasi, Startuppedia Challenge 2016 akan membantu Anda untuk mewujudkannya dengan empat hal ini:


1. Mendapatkan hadiah sebesar US$50 ribu dalam bentuk investasi untuk pemenang utama


Pemenang utama akan diberikan kesempatan untuk mengembangkan ide dan inovasi Anda dengan bantuan ekuitas sebesar US$50 ribu.


2. Menjadi bagian dari program mentoring yang dimiliki oleh Fenox VC


Tidak hanya berupa bantuan finansial, Fenox VC juga akan menyediakan program mentoring dari pengusaha-pengusaha berpengalaman di bidangnya untuk membantu mengasah ide dan bisnis Anda ke langkah yang terbaik.


3. Berkolaborasi dengan para startup founders di level regional ASEAN


Startuppedia ASEAN Challenge 2016 akan melibatkan para startup founder dari berbagai negara di regional ASEAN. Menjadi peserta kompetisi ini akan memberikan kesempatan bagi para peserta untuk melakukan diskusi serta networking dengan para pengusaha muda se-ASEAN.


4. Diekspos oleh media dan partner bisnis internasional


Menjadi bagian dari Startuppedia ASEAN Challenge 2016 artinya akan turut disertakan dalam berbagai materi publikasi yang dirilis oleh Fenox VC melalui paparan relasi media, media sosial, maupun network dari Fenox VC. Bukan tidak mungkin setelah memenangkan Startuppedia ASEAN Challenge 2016 peserta juga mendapatkan kesempatan kolaborasi dari partner media lainnya.


Ide bisnis dan inovasi Anda sudah seharusnya dikembangkan secara tepat, apalagi mengingat pentingnya pasar ASEAN terhadap ekosistem startup saat ini. Head of Investment Fenox VC, Vivek Ladsariya menekankan komitmen Fenox VC untuk memfasilitasi potensi para pengusaha muda di ASEAN.


“Beberapa analis memprediksi Google dan Facebook generasi selanjutnya akan lahir dari wilayah ini. Merekalah yang akan mengubah market size dari industri ini,” tutur Vivek, Jumat, 12 Februari 2016.


 “Fenox VC ingin menciptakan fondasi yang kuat untuk ekosistem startup di Indonesia dan ASEAN, serta membantu para generasi muda untuk menjadi bagian dari industri teknologi di level regional. Lebih dari itu, kami mencari potensi startup dengan layanan yang inovatif serta membawa nilai unik kepada pelanggan untuk memecahkan berbagai permasalahan sehari-hari.”

APA ITU STARUP DAN PENGERTIANNYA TENTANG BISNIS STARUP SILAKAN SIMAK ARTIKEL DI STARUP INDONESIA


Para juri akan menilai startup yang mengikuti Startuppedia ASEAN Challenge 2016 berdasarkan keunikan produk, market size produk, strategi pemasaran, business model, monetization plan, kemampuan dan keahlian para anggota team. Tiap komponen akan dinilai dengan proporsi yang berbeda.


Segera daftarkan tim Anda di www.startuppedia.com. Pendaftaran akan ditutup pada 15 Februari 2016.
Surabaya - Wajah Andree Wijaya, Elisabeth Bee, dan James Junianlie tampak letih. Namun ekspresinya tetap antusias. Di Forward Factory, sebuah co-working space kawasan Surabaya Barat, mereka masih bersemangat menyalurkan energi dan ilmunya sepulang menimba ilmu di Silicon Valley, Amerika Serikat. "Maaf ya, agak sibuk belakangan. Ini tadi sharing dengan teman-teman startup lainnya," kata Andree saat ditemui, Selasa, 9 Februari 2016.

Setelah tim Delihome (semula bernama Masaku) resmi memenangi kompetisi Startup Sprint Surabaya, mereka berhak mendapatkan hadiah perjalanan bisnis ke pusat bisnis teknologi terkemuka itu selama seminggu. Istimewanya, Wali Kota Surabaya terpilih, Tri Rismaharini, turut serta dalam rombongan. Berkunjung ke lembah Silicon bersama pemimpin kota, Andree dan dua sahabatnya itu mengaku mendapat banyak inspirasi baru.

Bertolak dari Indonesia pada Rabu, 13 Januari 2016, hari pertama dilalui dengan mengunjungi Code for America. Code for America ialah sebuah wadah bertemunya para sukarelawan teknologi informasi di Negeri Abang Sam. "Di sana para relawan datang dan berkumpul untuk mengembangkan produk-produk yang bisa membantu pemerintah melayani masyarakat," ujar James.

Mengusung slogan 'from and by the people', Code for America mendorong anak-anak muda ahli IT untuk memberikan sumbangsih keahliannya bagi kepentingan umum. Mereka merancang aplikasi yang dibutuhkan pemerintah kota, yang mayoritas berkaitan dengan penanganan bencana alam. Aplikasi yang berhasil akan didanai pemerintah.

APA ITU STARUP DAN PENGERTIANNYA TENTANG BISNIS STARUP SILAKAN SIMAK ARTIKEL DI STARUP INDONESIA

Andree mencontohkan apiknya kolaborasi anak-anak muda di New Orleans saat membuat sebuah aplikasi 'Blight Status’ untuk pemerintah. Kala itu, Wali Kota New Orleans meminta ada sebuah aplikasi berikut website-nya, yang mampu menyimpan data perkembangan pembangunan infrastruktur pascabencana alam. "Jadi dia bisa tahu progres perbaikan rumah para warganya yang habis terkena badai, misalnya."

Selain bertemu dengan komunitas Code for America, mereka berkunjung ke F50, salah satu sindikasi pemodal ventura tersohor di Lembah Silikon. Berkonsep co-working space, F50 mengedepankan pertukaran ide dan kolaborasi antarorang . "Menariknya, mereka tidak takut idenya dicuri saat berdiskusi. Menurut mereka, ide itu murah. Yang mahal adalah eksekusinya," katanya.

Tak lupa, rombongan bertandang ke Facebook dan Google. Di Google, mereka berbagi dan mendapat amunisi saran dari para ahlinya. "Mereka bilang, yang terpenting dalam bisnis startup adalah tim yang solid meskipun idenya biasa-biasa saja. It's better to have an A-team with B-idea, than A-idea with B-team," ujar James.

Selain itu, kata mereka, berbisnis berbasis teknologi, seperti startup, harus berlandaskan penyelesaian masalah. Bukan sekadar memikirkan keuntungan.

Elisabeth pun yakin, anak-anak muda Surabaya memiliki kemampuan yang tak kalah dengan pemuda di Silicon Valley. Apalagi Indonesia adalah negara yang kaya sumber daya alam maupun manusia. "Di sana itu dulunya hanya kebun jeruk dan separuh dari total penduduknya adalah imigran. Karenanya, mereka benar-benar memaksimalkan SDM di bidang teknologi."

Sepulang dari sana, tim Delihome segera meramu ilmu dan inspirasi bagi pertumbuhan bisnis startup mereka. Apalagi mereka yakin aplikasi yang dibikin tak melulu memikirkan keuntungan bisnis. Aplikasi Delihome buatan mereka dirancang juga untuk mengedukasi ibu-ibu pelaku Usaha, Kecil, Menengah (UKM) Surabaya.

"Kami bantu ajarkan bagaimana mengemas kemasan makanan yang baik dan sehat, foto yang menggugah selera itu bagaimana, dan sebagainya. Kami selalu beri mereka masukan," kata Andree. Ikatan yang baik dengan para ibu yang memasak makanan rumahan menjadi kunci keberhasilan mereka. Hingga kini, Delihome sudah menggandeng 50-60 penjual aktif dan aplikasinya telah diunduh 1.200 pengguna.
Jakarta - Wakil Ketua Umum Perhimpunan Pengusaha Jasa Kantor Bersama Indonesia (Perjakbi) Bimo Prasetio menilai dibentuknya Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) DKI Jakarta untuk mengeluarkan perizinan virtual office membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia. BPTSP DKI Jakarta dibentuk melalui Surat Edaran (SE) Nomor 06/SE/2016, memberikan izin legalitas kepada perusahaan yang beralamat kantor di virtual office.

“Kalau ada dukungan pemerintah yang kuat untuk menciptakan iklim ekonomi yang baik, kami yakin startup dan UKM akan naik kelas," kata Bimo, dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Rabu, 3 Februari 2016.

Dengan iklim usaha yang kondusif, kata Bimo, ekonomi Indonesia akan membaik. Menurut dia, pengusaha pemula dapat mengatasi masalah perizinan yang selama ini terganjal. "Pengusaha menjadi semakin mantap dalam merintis usaha tanpa terganjal masalah izin, legalitas. Selama ini pengusaha pemula terganjal dengan masalah izin dan legalitas yang membuat mereka terhambat,” katanya.

Bendahara Umum Perhimpunan Pengusaha Jasa Kantor Bersama Indonesia (Perjakbi) Erwin Soerjadi mengaku organisasinya siap menjadi mitra pemerintah dalam membuat regulasi yang terkait dengan penggunaan kantor bersama atau kantor virtual. "Surat Edaran ini merupakan langkah maju untuk mendorong pelaku startup di Indonesia," ujar Erwin.

APA ITU STARUP DAN PENGERTIANNYA TENTANG BISNIS STARUP SILAKAN SIMAK ARTIKEL DI STARUP INDONESIA

Saat ini, kata dia, pelaksanaan virtual office perlu diawasi agar tidak disalahgunakan. "Lewat Perjakbi, pemerintah bisa mengevaluasi perusahaan yang berkantor di virtual office secara kolektif,” katanya.

Pengusaha startup, Dany Benua, mengatakan adanya regulasi yang jelas membuat pengusaha bisa mendapatkan legalitas perusahaannya. Menurut dia, apabila regulasi penggunaan virtual office sudah jelas, penggunaan teknologi pengusaha juga meningkat. "Pengusaha butuh kepastian, apalagi pengusaha pemula dan UKM,” ujar Dany yang juga CEO DealPIK.co.id.
Bisnis Online Melonjak di Yogya, 70 Persen Anak Muda
Yogyakarta - Bisnis dalam jaringan (online) di Yogyakarta meningkat pesat dalam dua tahun terakhir. Diperkirakan, sekitar 1.000 pelaku usaha kecil hingga menengah memanfaatkan bisnis dalam jaringan. “Sebanyak 70 persen pelaku usaha bisnis adalah kalangan muda,” kata Konsultan Pusat Layanan Usaha Terpadu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Wahyu Tri Atmojo, kemarin.

Kebanyakan dari mereka adalah mahasiswa, sarjana, dan ibu rumah tangga. Pertumbuhan itu dihitung sejak 2014. Menurut Wahyu, para pelaku usaha datang untuk berkonsultasi agar usaha dalam jaringannya dikunjungi konsumen. Ada juga yang bertanya bagaimana membuat tampilan produk yang menarik.

Dari 800 usaha mikro, kecil, dan menengah yang dibina pusat layanan, sekitar 60 persen adalah usaha mikro. Sedangkan sisanya adalah skala kecil hingga menengah. Dia mengatakan sebagian memanfaatkan perdagangan elektronik untuk memasarkan beraneka produk. Di antaranya kerajinan, baju, batik, tas rajut, kerajinan miniatur musik, kerajinan miniatur khas Yogyakarta, dan kuliner.

Marketing Eksekutif UMKM Market, Maria Mira, mengatakan, dari 1,7 juta pelaku usaha, sebanyak 700 orang memanfaatkan bisnis dalam jaringan. “Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah usaha kecil-menengah yang memanfaatkan bisnis online naik 60 persen,” katanya.


 APA ITU STARUP DAN PENGERTIANNYA TENTANG BISNIS STARUP SILAKAN SIMAK ARTIKEL DI STARUP INDONESIA

Sebanyak 50 persen pelaku usaha adalah orang muda yang memanfaatkan media sosial, seperti Instagram. Maria memperkirakan omzet bisnis dalam jaringan ini mampu meraup Rp 5-10 juta per hari.

Pelaku usaha kecil-menengah, Nur Hidayah Erna, mengatakan bisnis dalam jaringan sangat menguntungkan karena lebih praktis. Menurut dia, yang diperlukan dalam bisnis adalah menjaga kepercayaan pelanggan yang tersebar di Jakarta, Kalimantan, dan Sumatera. “Omzet saya rata-rata Rp 10 juta per bulan,” ujarnya.
Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk resmi meluncurkan anak perusahaan baru bernama Mandiri Capital Indonesia (MCI). Direktur MCI Eddi Danusaputro mengatakan perusahaan baru ini akan memberikan penyertaan modal ventura bagi perusahaan-perusahaan start up atau yang sudah berkembang.

"Kami ikut membina, membesarkan bersama, dan membuka akses ke jaringan Mandiri," katanya di Jakarta, Rabu, 27 Januari 2016.

Menurut Eddi, MCI akan bersinergi dengan program wirausaha Mandiri yang sudah lama berjalan. Selain itu, untuk menjaring start up potensial, Mandiri akan memperluas ekspansi melalui kemitraan dengan universitas, pusat inkubasi bisnis, dan perusahaan teknologi—baik lokal maupun internasional.


APA ITU STARUP DAN PENGERTIANNYA TENTANG BISNIS STARUP SILAKAN SIMAK ARTIKEL DI STARUP INDONESIA

Eddi menuturkan bahwa MCI merupakan perusahaan patungan yang dimiliki Bank Mandiri sebesar 99 persen dan Mandiri Sekuritas sebesar 1 persen. Modal awal MCI sekitar Rp 350 miliar. Ia menyebutkan akan mengawasi perusahaan-perusahaan yang menjadi mitra MCI. 

Pada awal 2016, Eddi mengaku ada tiga perusahaan yang akan dibiayai MCI. Ia berujar, tidak menargetkan jumlah perusahaan yang akan bergabung dengan MCI. Eddi akan menilai setiap proposal masuk yang ingin menjadi mitra. Tidak menutup kemungkinan perusahaan baru bisa bergabung asalkan memiliki prospek bisnis yang baik pada sektor digital. 

Adapun Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Kartika Wirjoadmodjo menilai MCI sebagai inisiatif untuk menangkap momentum pertumbuhan perusahaan start up di Indonesia. Fokus MCI pada pembiayaan perusahaan finansial berbasis teknologi. Pertumbuhan perusahaan start up di Indonesia, kata dia, terbesar kedua di ASEAN.
Jakarta - Founder dan CEO The Founder Institute Adeo Ressi pernah menjadi mentor atau pelatih ratusan pendiri startup. Ressi juga merupakan wirausaha yang telah sukses menciptakan sembilan perusahaan dalam 20 tahun terakhir.

APA ITU STARUP DAN PENGERTIANNYA TENTANG BISNIS STARUP SILAKAN SIMAK ARTIKEL DI STARUP INDONESIA

Berdasarkan pengalamannya melatih dan menjadi mentor para pendiri startup, Ressi menemukan ada enam kesalahan fatal yang dibuat para pemula perusahaan rintisan itu saat menjalankan bisnis, seperti dilansir Slideshare.com, Senin, 4 Januari 2015.

1. Salah memilih tim pendiri awal.
Melibatkan orang yang salah dalam bisnis yang baru dirintis dapat mengakibatkan ketidakefektifan, argumen yang salah, kemandekan dan perebutan kekuasaan. Ressi berpendapat untuk memulai sebuah bisnis, pilihlah secara hati-hati rekan untuk bertanggung jawab sebagai sesama pendiri.

2. Membuat struktur perusahaan, struktur pendiri, dan tim penawaran yang buruk.
Mengelola kompensasi, saham dan pilihan secara buruk dapat mengakibatkan kegagalan pada perusahaan. Ressi menyarankan agar pemula startup secara hati-hati melakukan penawaran pada investor awal. Sekali membuat keputusan yang salah, akan mustahil untuk mundur atau membatalkan perjanjian.

3. Mengadopsi teknologi yang salah.
Jika pendiri perusahaan startup memilih teknologi yang tidak populer atau yang tidak bisa dipakai, perusahan terancam tidak bisa berkembang dengan cepat. Pendiri akan mengalami masalah dalam menemukan pengembang dan produk Anda tidak akan menjadi produk terkemuka yang memberikan hasil terbaik.

4. Memilih model bisnis yang salah.
Sangat penting untuk memilih model bisnis dan pendapatan yagn tepat. Pemilihan yang tepat memungkinkan perusahaan untuk tumbuh dan menghasilkan keuntungan.

5. Lemah memilih model pasar yang tepat.
Cara perusahaan memperoleh pelanggan akan menentukkan apakah startup Anda akan berhasil atau malah menghancurkannya. Pendiri startup harus mempertimbangkan pendekatan penjualan, kemitraan dan pilihan distribusi dengan sangat hati-hati.

6. Memilih nama yang salah.
Pemilihan nama perusahaan yang salah kadang bisa berakibat fatal. Nama perusahaan atau bisnis harus dapat mengkomunikasikan manfaat secara jelas. Jangan membuat sebuah nama yang konyol atau aneh, jangan yang sulit untuk diucapkan, apalagi jangan membuat nama yang sulit untuk dituliskan dan sulit diingat.

Pada generasi bisnis saat ini, setiap keputusan yang dibuat oleh pendiri baik kecil ataupun besar dapat menciptakan konsekuensi yang fatal. Ressi menyarankan setiap pemula untuk memperhatikan enam buah sarannya. Ia menyarankan pemula yang mengalami kesulitan berkenaan dengan poin diatas untuk mencari bantuan atau pertolongan.
Surabaya - Seenak-enaknya jajanan di luar, makanan ibu di rumah selalu bikin kangen. Masakan rumahan yang sederhana diakui terasa lebih enak dibandingkan racikan chef di restoran mahal. Sayangnya, sentuhan ibu-ibu itu tidak mudah ditemui berjualan di luar rumah. Untuk menjembataninya, 5 pemuda finalis program Startup Sprint Surabaya, yakni Andree Wijaya, Elisabeth Be, James Junian Lie, dan Christian Effendy Putra membuat aplikasi bernama Masaku.id.

“Ide awalnya ialah bagaimana membantu ibu-ibu rumahan yang ingin berjualan paruh waktu alias part-time,” kata CEO Masaku.id, Andree Wijaya, saat ditemui di Forward Factory Spazio, Senin, 4 Januari 2015. Masaku ingin memudahkan ibu rumah tangga yang ingin menjual masakan rumahan yang higienis dan murah.

Platform ini, kata Andree, memang diperuntukkan bagi mereka yang ingin berjualan makanan secara paruh waktu. Alasannya agar para ibu dapat mengatur waktunya dan tak perlu takut dagangan tak laku. “Kami buat sistem preorder untuk tanggal berapa. Nanti Masaku yang akan mengambil dan mengantarkannya ke pemesan.”

Sistem preorder itu pula yang membedakan Masaku dengan aplikasi layanan pesan antar makanan lainnya. Dengan mempercayakan pengiriman dan pengaturan pesanan pada Masaku, si ibu dapat berfokus pada produksi. “Ibu-ibu enggak perlu pusing mempekerjakan kurir. Biar kami yang mengatur pengiriman,” ujarnya.

 APA ITU STARUP DAN PENGERTIANNYA TENTANG BISNIS STARUP SILAKAN SIMAK ARTIKEL DI STARUP INDONESIA

Tak hanya mengantarkan pesanan, tapi tim Masaku juga berupaya mengedukasi para penjual dari pengemasan makanan agar menarik sampai kebersihannya. Masaku bahkan melakukan pengecekan langsung (spot checking) agar standar kebersihan dipenuhi ibu-ibu tersebut. Tujuannya agar penjualan semakin meningkat dan konsumen semakin percaya.

Aplikasi Masaku itu digodok selama penyelenggaraan program kompetisi Startup Sprint Surabaya pada Mei 2015. Bulan Oktober-November 2015 digunakan untuk membuat purwarupa aplikasi, lalu diluncurkan pada awal Desember 2015. Sejak peluncuran, kini terdapat 40 penjual aktif dari 108 penjual yang terdaftar di Masaku.id.

"Aplikasi sudah bisa diunduh di Google Playstore dan App Store. Yang download sudah sekitar 200 dan pemesanan mencapai 120 pesanan padahal baru sebulan diluncurkan,” ujar James. Hanya dengan biaya Rp 10 ribu, Masaku siap mengantar pesanan ke penjuru Surabaya dan hanya menarik komisi 15 persen dari setiap transaksi pembelian.

James mengatakan puluhan ibu di Masaku sebagian besar memang menjual masakan rumahan dengan resep selera Nusantara, seperti nasi campur, nasi krawu khas Gresik, pentol, bahkan nasi pepes. Pihaknya bercita-cita kelak Masaku tak hanya melayani masyarakat Surabaya. “Mimpinya orang enggak perlu jauh-jauh travelling untuk merasakan cita rasa Indonesia.”

Andree yang lulusan Nanyang Technological University di Singapura itu menambahkan, peluang anak-anak muda untuk menggeluti bisnis startup masih besar. “Yang penting jangan sembarangan bikin aplikasi. Harus pakai hati,” ujarnya mengingat pesan para mentor di Startup Sprint Surabaya. Di samping mengasah kemampuan berinovasi, startup menuntut penyelesaian masalah di masyarakat.

Tiga besar finalis Startup Sprint Surabaya itu kini tengah menjalani putaran kompetisi terakhir pada Rabu, 6 Januari mendatang. Di antara tim Masaku, Reblood, dan Riliv, akan dipilih satu tim pemenang yang berhak diberangkatkan ke pusat teknologi startup, Silicon Valley, San Fransisco, Amerika Serikat.
Surabaya – Surabaya diproyeksikan menjadi kota industri kreatif, khususnya bagi bisnis startup yang berbasis teknologi. Apalagi, hal itu didukung oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Ia mendukung secara penuh sejak penyelenggaraan program Start Surabaya hingga kompetisi Startup Sprint Surabaya pada Januari 2015 lalu.

“Saya tahu bagaimana Bu Risma membantu agar industri, media, kampus, dan teman-teman kreatif dapat terhubung dengan baik,” kata Danton Prabawanto, Chief Executive Officer  Beon kepada Tempo melalui surat elektronik, Rabu, 13 Januari 2016.

Danton tengah dalam perjalanan menuju Silicon Valley bersama Tri Rismaharini, inisiator Start Surabaya Yansen Kamto, dan tim Masaku sebagai pemenang lomba tersebut.

Risma, kata Danton, menginginkan agar Surabaya benar-benar mampu menjadi kota yang environment-nya mendukung tumbuhnya startup. Tak hanya hadir secara langsung, sebagai pemimpin ia juga mendukung total terhadap program-program kawan-kawannya yang sedang membangun startup.

Bahkan, Risma menghubungkan para pelaku usaha kecil menengah dengan anak muda yang berkecimpung di industri kreatif. “Bu Risma benar-benar memfasilitasi kolaborasi dari berbagai sumber daya manusia yang ada di Surabaya,” ujar Danton.

Wali kota terbaik versi World Mayor 2014 itu, kata Danton, sudah menjelaskan ke mana arah industri kreatif dan startup berbasis teknologi Kota Pahlawan. “Jadi perjalanan ini diharapkan benar-benar mampu memperkaya apa yang sudah dilakukan di Surabaya. Bukan hanya meniru apa yang ada di Silicon Valley.”

 APA ITU STARUP DAN PENGERTIANNYA TENTANG BISNIS STARUP SILAKAN SIMAK ARTIKEL DI STARUP INDONESIA

Risma bersama tim Startup Sprint Surabaya akan berada di Silicon Valley selama 5 hingga 7 hari. Danton tak merinci apa saja agenda yang dijalani. Namun ia mengatakan, mereka akan mengunjungi beberapa perusahaan di sana. “Salah satunya Google dan ke beberapa tempat coworking space di sana,” ujarnya.

Ditemui terpisah sebelumnya, tim Masaku sebagai pemenang diharapkan dapat belajar dan bertukar pengalaman dengan para pelaku industri teknologi kelas dunia. “Kami ingin menunjukkan bahwa Surabaya juga bisa,” kata CEO Masaku, Andree Wijaya.
Jakarta - Platform komunitas online untuk berbagi informasi seputar dunia kerja dan perusahaan, Jobplanet (Jobplanet.com), menyusun daftar sepuluh startup yang paling menarik perhatian para pencari kerja di Indonesia pada pengujung tahun 2015.

"Berdasarkan hasil penelusuran kami, ternyata cukup banyak pengguna Jobplanet--yang tak lain juga merupakan para pencari kerja--tertarik dan ingin mengetahui seluk-beluk bekerja di startup," kata Kemas Antonius, Chief Product Officer Jobplanet di Indonesia, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 29 Desember 2015.

"Hal ini terlihat dari cukup tingginya jumlah kunjungan ke laman-laman yang berisi profil serta review mengenai startup,” sambungnya.

Daftar tersebut disusun berdasarkan analisis data Jobplanet terhadap jumlah pageview atau laman yang dibuka oleh para pengguna selama November 2015.

Total sebanyak 30 ribu laman berisi profil dan review 48 startup di Indonesia yang terdaftar dalam database Jobplanet “diintip” oleh para pengguna selama November 2015. Jobplanet mengklasifikasikan startup sebagai perusahaan yang menjalankan bisnis berbasis Internet, bergerak dan berkembang dengan cepat, serta memiliki ceruk pasar yang khusus.

Berdasarkan data yang dihimpun Jobplanet, Tokopedia merupakan startup yang lamannya paling banyak dilihat oleh para pengguna, yakni sebanyak 49,17 persen.

Dua startup lainnya yang menemani Tokopedia di posisi tiga teratas adalah Traveloka (12,28 persen) dan Go-Jek (12,00 persen). Ketiga startup tersebut mendominasi sebanyak hampir 75 persen dari total kunjungan ke laman-laman startup yang ada di Jobplanet.

APA ITU STARUP DAN PENGERTIANNYA TENTANG BISNIS STARUP SILAKAN SIMAK ARTIKEL DI STARUP INDONESIA

Berikut sepuluh startup yang paling banyak menarik perhatian pencari kerja di Indonesia di pengujung tahun 2015.

1. PT Tokopedia atau Tokopedia (49,17 persen) 2. PT Traveloka Indonesia atau Traveloka (12,28 persen) 3. PT Go-Jek Indonesia atau Go-Jek (12,00 persen) 4. PT ECart Services Indonesia atau Lazada (8,62 persen) 5. PT Kreatif Media Karya atau KMK Online (3,90 persen) 6. PT Darta Media Indonesia atau Kaskus (3,46 persen) 7. PT Bhinneka Mentari Dimensi atau Bhinneka.com (3,27 persen) 8. PT Global Digital Niaga atau Blibli.com (2,95 persen) 9. PT OLX Indonesia atau OLX (2,31 persen) 10. PT Fashion Eservices Indonesia atau Zalora (2,04 persen)

Jakarta - Google menekankan komitmennya memfasilitasi masyarakat Indonesia di seluruh Nusantara untuk menjadi developer atau pengembang kelas dunia.

“Kami menyediakan alat bagi developer untuk membantu mengatasi tantangan yang ada di komunitas mereka,” ujar Jason Titus, Vice President of Google’s Developer Products Group, dalam acara "Indonesian Developer Showcase: Building Apps and Games for a Booming Market", Kamis, 10 Desember 2015.

Dalam acara itu, dua ahli Google, Jason Titus dari Developer Products Group dan Inge Wong dari Online Partnership Group, menekankan bagaimana pasar Indonesia menawarkan potensi yang hebat untuk produsen ataupun konsumen aplikasi dan game.Momentum di balik fenomena startup tumbuh pada tingkat yang belum pernah terjadi dan Google berkomitmen membantu orang-orang Indonesia untuk menciptakan aplikasi dan game kelas dunia.”

Selain itu, beberapa developer yang telah sukses berbagi kiat bagaimana mereka memulai bisnis ini dan mengapa mereka memilih karier ini. Mereka datang dari latar belakang dan daerah yang berbeda, yaitu pengembang TouchTen, Educa Studio, PicMix, dan Tebak Gambar.


 APA ITU STARUP DAN PENGERTIANNYA TENTANG BISNIS STARUP SILAKAN SIMAK ARTIKEL DI STARUP INDONESIA

“Kami menyadari bahwa Indonesia sebagai pasar memiliki potensi yang sangat bagus dan sekarang adalah saatnya perusahaan lokal mengembangkan produk bagi pasar lokal,” ucap pendiri TouchTen, Roki Soeharyo.
Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk kembali menggelar kompetisi Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2015. Melalui WMM, Bank Mandiri selalu berupaya menciptakan wirausaha muda yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Hal itu sekaligus dalam rangka mendukung pengembangan startup, seperti program yang tengah diusung Kementerian Komunikasi dan Informasi serta Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil-Menengah.

"Ajang ini dimaksudkan untuk menyebarkan virus kewirausahaan dan inovasi di antara para mahasiswa dan alumnus, sehingga semakin banyak tercipta wirausaha muda baru," kata Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Finance dan Strategy Bank Mandiri, di Plaza Mandiri, Senin, 16 November 2015.

 APA ITU STARUP DAN PENGERTIANNYA TENTANG BISNIS STARUP SILAKAN SIMAK ARTIKEL DI STARUP INDONESIA


Kartika juga menjelaskan, kompetisi ini tidak hanya dijadikan ajang pencarian bibit wirausaha potensial untuk dikembangkan, tapi juga akan dibina agar dapat berkontribusi membangun Indonesia. "Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2007, kompetisi ini sudah menghasilkan ratusan wirausaha muda yang siap berkembang menjadi besar, contohnya kebab Baba Rafi," ujarnya.

Lebih lanjut Kartika menjelaskan bahwa tahun ini PT Bank Mandiri Tbk bersinergi dengan Microsoft, di mana para finalis pada wirausaha kategori digital akan langsung menjadi semifinalis nasional dalam International Imagine Cup, yang diselenggarakan Microsoft.

Rangkaian kompetisi WMM 2015 diawali dengan proses pendaftaran yang dimulai pada akhir Oktober lalu hingga 31 Desember 2015. Pendaftaran dapat dilakukan secara online pada situs www.wirausahamandiri.co.id. WMM akan mengadu peserta dalam lima bidang usaha, yakni wirausaha industri, perdagangan dan jasa, wirausaha boga, wirausaha kreatif, wiraisaha teknologi, serta wirausaha sosial.
Jakarta - Sebanyak empat perusahaan startup lokal yang digawangi para pengusaha muda pemula Indonesia, terpilih sebagai pemenang kompetisi Shell LiveWIRE Business Start-up Awards 2015 yang diumumkan di Jakarta Rabu malam, 18 November 2015.

Empat startup itu dipilih oleh dewan juri dari sepuluh startup yang menjadi finalis. Mereka telah menjalani proses kompetisi sejak tiga bulan lalu.

Tiga startup pemenang kategori Wirausaha Muda Paling Berpotensi adalah juara pertama Studio Hiji dari Tangerang yang diprakarsai Abie Abdillah, juara kedua Oriflakes yang didirikan Suko Triyono dari Yogyakarta, dan pemenang ketiga Crispy Ikan yang didirikan Aang Permana dari Cianjur.

Adapun satu perusahaan startup, yakni Greena yang digawangi Nina Nuraniyah dari Bogor, terpilih sebagai pemenang untuk kategori Wirausaha Muda Paling Berdampak Positif.

“Para pemenang terpilih setelah melalui proses penjurian yang ketat. Tidak hanya menilai dari aspek bisnis semata, namun kami memperhatikan karakter pengusaha, potensi produk, hingga perencanaan mereka di masa depan, termasuk kreativitas mereka menghadapi tantangan global,” ujar Dolly Lesmana, Managing Director Arka Media yang merupakan perwakilan Dewan Juri Shell LiveWIRE Business Start-up Awards 2015, kepada pers, Kamis 19 November 2015.

Presiden Direktur dan Country Chairman PT Shell Indonesia, Darwin Silalahi, mengatakan sektor usaha kecil dan menengah yang diprakarsai oleh para wirausaha lokal telah terbukti menjadi sektor yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan dan kondisi ekonomi yang diwarnai oleh ketidakpastian.

 APA ITU STARUP DAN PENGERTIANNYA TENTANG BISNIS STARUP SILAKAN SIMAK ARTIKEL DI STARUP INDONESIA

“Kami bangga telah berhasil memilih 10 wirausaha muda pemula pilihan berpotensi yang saat ini telah berkontribusi untuk lingkungan sekitarnya dalam hal menciptakan lapangan pekerjaan dan ikut terlibat dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi. Indonesia memerlukan lebih banyak lagi wirausahawan muda seperti mereka,” ujar Darwin.

Pemenang pertama, kedua dan ketiga untuk kategori Wirausaha Muda Paling Berpotensi masing-masing mendapatkan hadiah uang tunai senilai Rp 50 juta, Rp 40 juta dan Rp 30 juta, serta pemenang kategori Wirausaha Muda Paling Berdampak Positif mendapatkan hadiah uang tunai senilai Rp 25 juta.

Seluruh pemenang dan finalis berhak ikut serta dalam program Business Coaching dengan mendapatkan bantuan bimbingan kewirausahaan secara intensif dari para Business Coach.

Para pemenang dan finalis juga memiliki peluang untuk mengikuti program Shell LiveWIRE Let’s Go Trade, yaitu mendapat kesempatan melakukan perjalanan bisnis ke sebuah negara yang mereka pilih untuk mengembangkan bisnisnya dengan bantuan pendanaan dari Shell LiveWIRE International.

“Networking merupakan salah satu kunci keberhasilan bagi perusahaan pemula seperti kami, dan kami berterima kasih kepada Shell yang menyediakan platform untuk bersinergi, sehingga melalui program ini kami bisa memiliki kesempatan untuk melebarkan jaringan bisnis kami, tidak hanya di level nasional, tapi juga ke level internasional,” ujar Abie Abdillah dari Studio Hiji.
Jakarta - Tak lulus dari Universitas Surabaya (Ubaya), Steve Stanley Budi Mulyono bertekad untuk menjadi wirausaha. Enam kali ia berusaha membangun usaha, tapi gagal. "Kalau saya kerja ke orang lain, berarti saya cari modal untuk bangun usaha lagi," ujarnya pada Tempo, Ahad, 15 November 2015.

Itu sebelum Steve memulai bisnisnya yang ketujuh pada 2012. Saat itu, Steve mencoba menjual tanaman hasil kebunnya sendiri di Batu, Malang, lewat layanan pesan BlackBerry, Facebook, dan Kaskus. "Sejak awal saya memang niat jual lewat Internet," ujarnya.


Kini Steve tak lagi menggunakan BlackBerry. Ia telah memiliki laman sendiri yang khusus menjual aneka bibit tanaman, namanya Kebunbibit.id. Selain itu, Steve juga menitipkan dagangannya di sembilan market place, di antaranya adalah Lazada, Tokopedia, Bukalapak, dan MatahariMall.

APA ITU STARUP DAN PENGERTIANNYA TENTANG BISNIS STARUP SILAKAN SIMAK ARTIKEL DI STARUP INDONESIA

Tak lagi berani menyentuh tanaman di halaman sendiri (yang dirawat sang istri), Steve bermitra dengan 60 pekebun lain. Tiap bulan, Steve memasok aneka benih pada para pekebun ini untuk ditumbuhkan. Sebagian besar bibit tanaman jualan Steve, diimpor dari Thailand atau Inggris. Tiap kali menitipkannya pada pekebun untuk ditumbuhkan, Steve hanya memberi mereka kode dan petunjuk perawatan. "Jenisnya dirahasiakan agar mereka tidak bisa menjualnya ke pihak lain," katanya.

Selain itu, ada 35 karyawan yang membantu Steve mengirim 200 paket setiap hari. Menurut Steve, 20 persen pesanan tanamannya berasal dari Jakarta, 13 persen dari Surabaya, dan yang lain merata ke seluruh Indonesia. Dengan harga satuan antara Rp 5 ribu-3 juta, omzetnya tiap bulan mencapai lebih dari Rp 400 juta.
Batu - Wahyudi adalah seorang pekebun yang tak tahu tanaman apa saja yang tumbuh di kebunnya. Di halaman rumahnya yang hanya 400 meter persegi, Wahyudi menumbuhkan 60 jenis tanaman, tapi yang dikenalinya hanya tarragon, thyme, dan oregano.

Meski asing, sarjana pendidikan agama Islam ini tak ambil pusing. Tiap pekan ia menerima bibit baru, menumbuhkannya sampai keluar akar, lalu menyerahkannya kembali kepada sang pemilik. Sebagai imbalan, tiap bulan ia menerima sekitar Rp 2-5 juta. "Semuanya diberi Pak Steve dari Kebunbibit," ujarnya saat ditemui di rumahnya di Dusun Tonggolari, Desa Sidomulyo, Kota Batu, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

 APA ITU STARUP DAN PENGERTIANNYA TENTANG BISNIS STARUP SILAKAN SIMAK ARTIKEL DI STARUP INDONESIA

Kebunbibit.id adalah sebuah startup toko online yang khusus menjual bibit tanaman. Sang pemilik, Steve Stanley Budi Mulyono, punya 60 pekebun sebagai mitra. Seperti Wahyudi, lebih separuh dari mereka adalah tetangga sekampung Steve sendiri. "Saya senang bisa turut menggerakkan ekonomi warga sekitar," ujar Steve saat dihubungi, Ahad, 15 November 2015.


Steve baru merintis Kebunbibit pada 2012. Saat itu, setelah enam kali gagal berwirausaha, Steve mencoba menjual tanaman hasil kebunnya sendiri lewat layanan pesan BlackBerry, Facebook, dan Kaskus.

Jika dulu yang dijual hanya tanaman yang ditumbuhkannya sendiri, kini sudah ada lebih dari 5.000 jenis tanaman yang dijualnya lewat dunia maya. Selain melalui laman mandiri: Kebunbibit.id, Steve juga menitipkan dagangannya di sembilan market place, di antaranya Lazada, Tokopedia, Bukalapak, dan MatahariMall.

Di luar pekebun yang menjadi mitra, ada 35 karyawan yang membantu Steve mengirim 200 paket setiap hari. Menurut Steve, 20 persen pesanan tanamannya berasal dari Jakarta, 13 persen dari Surabaya, dan yang lain merata ke seluruh Indonesia. Dengan harga satuan Rp 5.000 hingga Rp 3 juta, omzetnya tiap bulan mencapai lebih dari Rp 400 juta.